Beranda News Internasional Jamal Khasoggi Diduga Mata-Mata Amerika

Jamal Khasoggi Diduga Mata-Mata Amerika

55
0
BAGIKAN

VOA Imdonesia – Presiden Donald Trump, Rabu (10/10), meminta Arab Saudi memberi penjelasan seputar hilangnya wartawan Jamal Khashoggi, yang oleh para pejabat Turki dicurigai dibunuh setelah masuk ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul.

Seperti dilaporkan kantor berita AFP, Trump mengatakan ia sudah berbicara lebih dari sekali dan pada tingkat tertinggi dengan mitra di Arab Saudi.

“Kami meminta segalanya,” kata Trump kepada para wartawan.

“Kita tidak boleh membiarkan ini terjadi pada wartawan atau siapa saja. Kami sangat kecewa melihat apa yang terjadi. Kami tidak senang dengan hal ini dan kami akan membongkarnya sampai tuntas,” katanya.

Para pejabat Amerika belum memastikan klaim Turki bahwa Khashoggi dipancing datang ke Konsulat Arab Saudi di Istanbul dan dibunuh oleh satu tim yang terdiri 15 agen pemerintah yang dikirim dari Riyadh ke Istanbul. Khashoggi berstatus penduduk menetap di Amerika dan salah seorang pengkritik keras rezim Raja Salman dan putranya, Putra Mahkota Mohammed.

Kasus Khashoggi telah menimbulkan kemarahan dari berbagai kelompok hak asasi manusia dan wartawan. [al]

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here