Beranda Ekonomi Perbankan Bank Mandiri Abstain Untuk Beli Saham Freeport

Bank Mandiri Abstain Untuk Beli Saham Freeport

33
0
BAGIKAN

VIVA – PT Bank Mandiri Tbk mengisyaratkan tidak ikut serta memberikan pinjaman kepada PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum untuk membeli divestasi saham PT Freeport Indonesia. Sebab saat ini Loan to Deposit Ratio (LDR) untuk valuta asing cukup besar sehingga sulit untuk memberikan pinjaman dana yang besar.

Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, LDR untuk valas saat ini cukup menantang bagi perusahaan, terlebih volatilitas pasar global itu disebabkan oleh dana valas.

“Sehingga untuk mendanai di skala besar memang di Dolar ini kita kan lagi challenging ya. Memang kita menyampaikan bahwa ya mungkin dikasih kesempatan yang bank asing dahulu (untuk danai Inalum),” kata pria yang akrab disapa Tiko itu di Plaza Mandiri, Jakarta, Kamis, 19 Juli 2018.

Oleh karena itu, lanjut dia, bagi bank lokal, untuk mendapatkan pembiayaan valuta asing dengan nilai yang cukup besar saat ini cukup Sulit. Diketahui, Inalum akan menguasai saham Freeport Indonesia sebesar 51 persen dengan harga US$3,85 miliar atau setara dengan Rp55 triliun.

“Karena untuk bank lokal, untuk mendapatkan dana funding dengan size besar itu dengan tenor seperti di zaman sekarang ini kita kan mencari funding-nya enggak mudah,” katanya.

Dia melanjutkan, jika pendanaannya akan bersumber dari dana dalam negeri justru nantinya akan mengganggu kebutuhan perbankan di dalam negeri sendiri. Untuk itu dia menegaskan, lebih baik pinjaman itu diserahkan kepada bank asing saja.

“Kalau sumbernya pakai dalam negeri nanti malah mengganggu kebutuhan dalam negerinya. Memang kita menyampaikan bahwa bank asing mungkin lebih diprioritaskan dahulu,” tuturnya. (ase)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here